|
Kematian cinta sejati adalah awal keabadiannya |
|
|
|
|
Saturday, 10 July 2010 |
|
Cinta menulis surat ghaibnya untuk ku dan ia menulis syair-syair indah, gambaran mata hatinya:
"Saat cinta berkunjung ,aku tak tahu harus berbuat apa....
Dialah si-Jiwa misterius , yang terus menghantui dan selalu bernyanyi bagi jiwa sepiku...
Ia setia melantunkan senandung surgawi didepan pintu jiwaku....walau dia tahu pintu itu takkan kubuka untuknya...dengan ketulusan hati....ia membacakan syair cantiknya sebelum ku tertidur...
|
|
Read more...
|
|
|
Friday, 18 June 2010 |
Didalam diri manusia , “ruh suci” tidak pernah sendiri, karena didalam dirinya manusia tetaplah masih manusia. Bahkan banyak diantaranya masih belum bersifat manusia –hanya bayangan kerdil makhluk tanpa bentuk, mengembara dalam tidur dibalik kabut mencari kebangkitannya. Keadilan tidak serta merta dipisahkan dari kezaliman , begitu pula kebaikan dan kejahatan. Keduanya sama-sama bergelar dihadapan wajah matahari , sebagaimana benang tenun hitam dan putih suci bersama menganyam selembar kain . |
|
Read more...
|
|
|
Perpect Body and Perpect Soul |
|
|
|
|
Friday, 18 June 2010 |
|
Dalam impian masa remajaku Kuingin memiliki tubuh dan jiwa yang sempurna, Memang- tanganku yang kecil ini tak mampu untuk meraih segala yang kumau, Tapi kuyakin jiwa yang ada dalam tubuh mungilku dapat merangkul semua , Dan aku yakin dapat merangkul raksasa walaupun aku sebenarnya seorang kurcaci. Kan kugapai semua cita dan harapan -sekalipun itu semua melayang lepas ataupun tergantung diujung langit. |
|
Read more...
|
|
|
Friday, 18 June 2010 |
Lihatlah batu ini dan lumut yang menutupinya, Lebih baik bagimu menjadi lumut yang tak memiliki langit tuk berteduh , daripada menjadi batu permata yang sejak dari kelahirannya didekap keperkasaan gunung-gunung . Apalah arti keindahan wujud baginya ?, Dan apalah arti kemilau cantik bagi dirinya- bila ia sendiri tak pernah merasakan sentuhan sinar kasih |
|
Read more...
|
|
|
Memandang Cinta Dari Cermin Hati |
|
|
|
|
Friday, 18 June 2010 |
Ketika engkau mencintai wanita , genggamlah hatinya karena ia adalah "kunci emas" kasih sayang Ilahi yang dapat menahan derasnya hujan-badai, panas -teriknya mentari, dan silau emas -permata. Ketika engkau membelai rambutnya yang berkilau, berbahagialah sebab cinta telah menyegarkan dirimu dengan keharuman surga. Ketika engkau menggenggam tangannya dengan genggaman kasihmu , maka rasakanlah kelembutan jemari-jemari Ilahi yang telah memayungi hatimu dari keresahan dengan senandung kedamaian. |
|
Read more...
|
|
|
Friday, 18 June 2010 |
|
Jiwa seorang anak tak henti dilanda derita adalah seumpama teratai putih yang sedang terapung . Menggigil diterpa semilir angin dan membuka hatinya untuk sang fajar . Lalu melipat daunnya kembali takkala bayang-bayang malam telah datang. Manakala anak tersebut tidak punya hiburan atau kawan dalam permainan , hidupnya akan menjadi penjara yang sempit , dimana ia tidak mampu melihat apapun kecuali jaring laba-laba ,tidak mendengar sesuatupun kecuali suara serangga |
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>
|
| Results 1 - 10 of 40 |