Akulah sang penakluk,sekaligus yang di taklukkan oleh kecantikan mu !

Kehadiranmu membuat pena ku kembali hidup…

Keindahan raga mu..laksana untaian puisi,meliuk2 penuh keindahan….

Pancaran matamu laksana permata yang diterpa sinar mentari,indah berkilauan…

Halus kulitmu laksana salju yang membuatku tergelincir dalam hening…

Senyum mu laksana cawan anggur yang di tuangkan ke dalam Otak ku..membuat aku melayang hingga hilang kesadaran…

Ribuan kata berlarian di kepala,berebut untuk di tulis pada lembaran hati nan abadi…

Aku ingin rasa ini selamanya ada…menyinari hatiku , seolah2 selamanya siang,tanpa ada sinar bulan yang menggantinya….

Lihatlah dinding kehampaan ini,kini tertulis ungkapan yang menceritakan segala tentang keindahanmu…

Kelembutan hati dan tutur katamu…membuat aku menjadi lemah…laksana ksatria yang jatuh dalam medan perang yang diciptakannya sendiri…

Duhai kekasih,….merupakan hal biasa jika ku mampu menjatuhkan raksasa dengan sekali pukul, namun didepanmu aku bagaikan merpati yang telah patah sayap-sayapnya…

Aku enggan lagi terbang,aku seakan telah menemukan sangkar..dan aku merasa telah pulang menuju peraduan abadi…

Saat engkau melangkah,ribuan kumbang seakan berusaha berebut sisa-sisa pesona mu… dengan sigap , aku menghalau dan membenamkan mereka dalam jurang kesia-siaan….

Saat engkau menari laksana kijang,dengan lembut ku melemparkan jerat-jerat cinta yang membuatmu jatuh tak berdaya…

Aku adalah pemegang kunci ,berbagai jenis penaklukan…

Akulah sang penakluk,sekaligus yang di taklukkan oleh kecantikan mu !!…

Hartono benny hidayat
Www.duniasastra.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

error: Content is protected !!